Perbedaan Mok Yan Jong / Dummy Kayu Mahoni, Kayu Jati, Kayu Akasia, dan Sonokeling

Perbedaan Mok Yan Jong / Dummy Kayu Mahoni, Kayu Jati, Kayu Akasia, dan Sonokeling

Beberapa jenis kayu yang sering digunakan dalam membuat mok yan jong / wooden dummy / boneka kayu antara lain: kayu jati, kayu akasia, kayu sonokeling, kayu mahoni, dll. Dalam artikel ini team Nobunagashop akan mencoba menjelaskan keunggulan dan kelemahan masing-masing kayu yang digunakan untuk membuat wooden dummy / mok yan jong / boneka kayu Wingchun.
Tanpa banyak basa-basi berikut adalah perbedaan Mok Yan Jong kayu Mahoni, kayu Jati, kayu Akasia, dan Sonokeling:

1. Kayu Mahoni.
Kayu mahoni merupakan jenis kayu yang memiliki kualitas baik, tetapi tingkat ketahanan dan keawetannya sedikit berada di bawah kualitas kayu jati dan kayu akasia. Mok Yan Jong / Wooden Dummy / Boneka kayu dari kayu mahoni sebenarnya sudah sangat cukup untuk kebutuhan indoor. Tetapi kayu mahoni adalah kayu yang paling rentan terhadap perubahan suhu. Jika sering terkena perubahan suhu yang ekstrim, misalnya dari suhu panas ke dingin atau dari suhu dingin ke panas, kayu ini akan lebih rentan terhadap keretakkan kecil (retak-retak kecil). Tetapi jangan kawatir karena keretakan-keretakan kecil tersebut tidak akan sampai membelah kayu.
Meskipun demikian kayu ini memiliki keunggulan sebagai berikut:
-murah,
-pembuatan mudah,
-dan pengiriman relatif murah. Apalagi dalam jumlah banyak.

Contoh keretakan ringan pada mok yan jong / wooden dummy / boneka kayu Wingchun kayu mahoni:
Keretakan ringan pada mok yan jong kayu mahoni

2. Kayu Akasia
Kayu akasia lebih kuat dan berat. Mok Yan Jong kayu Akasia adalah mok yan jong yang paling berat diantara mok yan jong kayu jati, mahoni dan sonokeling. Serat juga lebih solid dan lebih bisa tahan terhadap perubahan suhu yg ekstrim.
Keunggulan Mok Yan Jong / Wooden Dummy / Boneka Kayu Wingchun kayu akasia: lebih mampu menahan air dengan kepadatan serat. Sehingga lebih tahan terhadap perubahan suhu.
Kekurangan: berat (pengiriman jadi lebih mahal), pembuatan lebih sulit dibanding kayu mahoni.

Foto mok yan jong / wooden dummy / boneka kayu Wingchun kayu Akasia:
Mok Yan Jong Kayu Akasia
Mok Yan Jong Kayu Akasia

3. Kayu Jati
Mok Yan Jong / Boneka Kayu / Wooden Dummy Kayu Jati lebih tahan terhadap perubahan suhu yg ekstrim, serat lebih artistik, dan lebih tahan terhadap serangga pemakan kayu seperti teter, bubuk, atau rayap. Pengiriman pun lebih murah dibandingkan dengan mok yan jong kayu akasia.
Kekurangan mok yan jong kayu jati: bahan baku relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan kayu mahoni dan akasia.

Foto Wooden Dummy / Boneka Kayu / Mok Yan Jong Kayu Jati:
Mok Yan Jong Kayu Jati

4. Kayu Sonokeling
Kayu sonokeling terkenal memiliki serat yang artistik, hitam elegan. Kayu Sonokeling atau Sanakeling adalah kayu yang keras dan indah. Kayunya berbobot sedang dan berkualitas tinggi. Tekstur kayu sonokeling cukup halus, dengan arah serat lurus dan kadang kala berombak. Kayu ini juga awet; tahan terhadap serangan rayap kayu kering dan sangat tahan terhadap jamur pembusuk kayu. Mok yan jong / wooden dummy / boneka kayu dari kayu sonokeling berkesan lebih garang dan kokoh serta lebih kuat. Kelebihan lain sama seperti kayu jati . Kekurangan kayu sonokeling: bahan baku mahal.

Sebenarnya TIDAK ada kayu apapun yg tahan 100% terhadap serangan rayap atau serangga pemakan kayu. Tetapi jangan kuatir karena produk Mok Yan Jong / Wooden Dummy / Boneka Kayu merk "KIMU" yang dijual di toko online Nobunagashop sudah diantisipasi dengan lapisan anti rayap. Namun demikian... seiring berjalannya waktu tetap TIDAK menutup kemungkinan bahwa kayu / produk tetap dapat diserang oleh serangga pemakan kayu.
Nah, itulah perbedaan dari mok yan jong kayu mahoni, akasia, jati dan sonokeling. Semoga artikel ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Anda yang akan memilih dan membeli mok yan jong.
Semoga bermanfaat.. ;)


~Nobunagashop

http://www.nobunagashop.com/




Previous
Next Post »