Benarkah Wingchun Beladiri Lemah ?

http://www.nobunagashop.com/2016/07/wooden-dummy-mok-yan-jong-kayu-jati.html

Beberapa orang menganggap bahwa Wingchun adalah seni beladiri yang lemah dan kurang bertenaga, tetapi apakah anggapan beberapa orang tersebut benar ?
Di sini saya akan coba mengulas tentang kelebihan dari beladiri Wingchun. Karena menurut saya beladiri ini bukanlah beladiri yang lemah. Sebenarnya jika seseorang benar-benar serius dan fokus berlatih beladiri ini, beladiri ini bisa menjadi senjata yang mematikan bagi lawan Anda.

Wing chun atau wing tsun (berarti nyanyian musim semi) adalah seni beladiri Cina yang fokus pada serangan jarak dekat, tangkisan, dan bantingan. Beladiri ini sebenarnya sangat efektif pada pertarungan nyata dan telah teruji oleh para praktisinya. Menilik sejarahnya, Wing Chun diciptakan seorang biksuni bernama Ng Mui yang ide dasarnya berawal dari pertarungan ular dan bangau.

http://www.nobunagashop.com/2016/07/daftar-produk-mok-yan-jong-wooden-dummy.html

Kungfu ini tidak mengandalkan otot tetapi kecepatan, ketepatan dan chi yang kuat sehingga cocok untuk wanita dan orang-orang yang bertubuh lemah. Meskipun demikian bukan berarti beladiri Wingchun adalah beladiri yang lemah. Jadi beladiri ini tidak mengandalkan kekuatan dari otot, tetapi mengandalkan kekuatan dari chi atau energi alami yang dapat dihasilkan dari dalam tubuh manusia. Orang yang bisa mengendalikan energi chi dalam tubuhnya akan sanggup memecahkan benda keras tergantung dari tingkat tenaga dalam yang dikuasai. Makin tinggi tenaga dalam / chi yang dikuasai seseorang, makin besar daya hancur sasarannya. Bahkan saya pernah mengenal orang yang pernah menghancurkan batu besar dengan menggunakan energi chi. Untuk bisa mengendalikan energi chi dalam tubuh Anda, Anda tidak perlu memiliki tubuh atletis, otot kuat maupun fisik yang kuat.

http://www.nobunagashop.com/2016/03/kimu-gold-dragon-wooden-dummy-mok-yan.html

Jika kita mengamati orang-orang yang berlatih wingchun rata-rata tidak memiliki otot dan fisik yang kuat. Tetapi jika orang dengan fisik lemah mau berlatih wingchun dengan serius dan rajin maka beladiri ini juga akan menjadi beladiri yang mematikan. Kekuatan chi menurut saya lebih berbahaya daripada kekuatan otot. Daya hancur yang dihasilkan dari kekuatan otot hanya berdampak bagi tubuh kita bagian luar, tetapi daya hancur chi bisa merusak baik tubuh bagian luar maupun organ tubuh manusia bagian dalam. Kekuatan energi chi bila dikombinasikan dengan kecepatan dan ketepatan akan menjadi sebuah senjata yang mematikan bagi lawan Anda.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari beladiri Wingchun:

1. KESEIMBANGAN, STRUKTUR DAN KUDA-KUDA

Kuda-kuda kungfu wing chun yang benar adalah seperti bambu kuat namun lentur dan fleksibel, stabil namun lincah. Struktur seperti ini digunakan untuk menghalau atau mengarahkan serangan lawan.
Keseimbangan berhubungan dengan struktur tubuh. Hal ini dikarenakan tubuh yang seimbang cepat pulih dari serangan dalam pertarungan tanpa mengubah struktur tubuh. Wing chun juga melatih kesadaran kita terhadap gerakan otot dan persendian diri kita sendiri .Selain itu berlatih gerakan jurus dalam wing chun seperti chum kiu berarti melatih refleks kita terhadap serangan lawan.
Kuda-kuda dalam wing chun adalah kuda-kuda tinggi dengan tangan dan siku sedekat mungkin dengan tubuh. Saat melakukan kuda-kuda tangan ditempatkan untuk melindungi axis tengah tubuh tempat organ-organ vital berada. Semua serangan baik itu serangan biasa maupun serangan balik dibentuk atas dasar dan posisi tubuh yang stabil dan kuat.

2. RELAKSASI
Kelembutan dan mengeluarkan teknik dalam keadaan rileks sangatlah penting dan fundamental dalam kungfu wing chun.
-Tekanan mengurangi kekuatan dan kecepatan pukulan. Otot-otot pada umumnya bergerak secara berpasangan namun berlawanan satu sama lain (contohnya bisep dan trisep). Jika lengan tidak rileks dan penuh tekanan, kecepatan maksimum tangan tidak mungkin bisa dilakukan. Hal ini karena otot bisep akan menghambat saat lengan melakukan gerakan memukul. Karena itulah di wing chun, lengan harus rileks sebelum melakukan serangan.

-Tekanan otot yang berlebihan hanya membuang energi dan menghasilkan rasa lelah
Lengan yang kaku memiliki gerakan yang kurang mengalir sehingga mengganggu saat melakukan gerakan "menjebak serangan" dan chi sao
   
 -Lengan yang rileks namun fokus bisa membuat kita menyadari "lubang" pada struktur tubuh lawan (kelemahan). Dengan menyadari hal ini, kita bisa melancarkan serangan mematikan pada lawan.

Konflik otot menjadikan pertarungan hanya untuk "siapa yang paling KUAT". Kekuatan seminimum mungkin di setiap gerakan merupakan prinsip dasar dari kungfu wing chun.
   
3. GARIS TENGAH
Prinsip serangan pada wing chun adalah menyerang axis tengah pada pusat tubuh manusia. Di dalam sistem pengobatan tradisional yang dimaksud axis tengah adalah dari mahkota kepala hingga kemaluan untuk bagian depan tubuh, dan leher serta tulang belakang  hingga tulang ekor untuk bagian belakang tubuh. Praktisi wing chun diharapkan mampu merobohkan lawan secepat mungkin dengan power gerakan seminimum mungkin. Karena itulah praktisi wing chun menargetkan axis manusia karena disitulah titik-titik lemah manusia. Selain itu, praktisi wing chun menjaga supaya tangannya melindungi axis tengah tubuhnya sehingga titik lemahnya sendiri terjaga dari serangan. Biasanya para praktisi Wingchun menggunakan alat bantu Mok Yan Jong / Wooden Dummy / Manusia Kayu Wingchun untuk melatih ketepatan teknik serangan garis tengah. Karena struktur Boneka Kayu Wingchun dibuat menyerupai struktur tubuh manusia.



4. PUKULAN
Karena pukulan pada wing chun fokus pada serangan di titik tengah, maka pukulan pada wing chun cenderung pukulan lurus. Walaupun begitu, prinsip utama dalam pukulan wing chun adalah memukul dan menahan serangan secara bersamaan. Pukulan yang dilakukan dalam wing chun adalah pukulan lurus dengan jarak antara tinju dan target serangan (lawan) sedekat mungkin. Anda dapat melatih pukulan ini dengan menggunakan Manusia Kayu Wingchun / Mok Yan Jong. Berlatih dengan menggunakan Mok Yan Jong / Manusia Kayu Wingchun dapat melatih reflek & kebiasaan pola tangkis-pukul-ringkus sehingga dapat melatih serangan sekaligus menahan serangan dan melatih meluncurkan serangan balasan secara bersamaan.
Pukulan yang dilakukan dalam wing chun biasanya dilakukan dengan posisi siku yang turun dan pukulan yang tepat di tengah tubuh. Ketika dilancarkan, kekuatan pukulan bukan berasal dari lengan tetapi dari bahu karen itulah tubuh harus rileks. Seperti kebanyakan kungfu internal lain, wing chun juga menggunakan prinsip kekuatan seluruh tubuh dalam gerakannya.


5. TENDANGAN
Tendangan dalam wing chun bisa dilihat jelas dalam jurus chum kiu dan mok yan cong. Tergantung aliran mana wing chun yang mereka pelajari, pemula biasanya diajarkan tendangan dasar terlebih dahulu sebelum belajar jurus. Dalam wing chun tradisional, tendangan dilakukan di bawah pinggang. Hal ini merupakan ciri khas kungfu asal Cina bagian selatan. Sedangkan kungfu asal Cina utara cenderung banyak menggunakan tendangan-tendangan tinggi dalam aplikasinya.



6. KEMAMPUAN MENJEBAK DAN MERASAKAN ENERGI LAWAN

Praktisi kungfu wing chun mengembangkan reflek dengan melatih sensitifitas tubuh sehingga energi lawan bisa dirasakan oleh tubuh. Dengan latihan chi sao tidak hanya sensitivitas yang dilatih, namun juga kemampuan menjebak serangan lawan mampu ditingkatkan secara signifikan.

Itulah beberapa karakteristik dan kelebihan dari beladiri Wingchun. Dari beberapa karakteristik tersebut menunjukkan bahwa beladiri ini BUKANLAH beladiri yang lemah seperti anggapan beberapa orang. Untuk menguasai beladiri ini secara matang memang dibutuhkan waktu bertahun-tahun. Bahkan untuk mematangkan teknik dasarnya pun dibutuhkan waktu yang tidak singkat. Anda tidak bisa merasakan kehebatan dari beladiri ini dari orang-orang yang baru berlatih Wingchun 2 atau 3 tahun berlatih. Dibutuhkan waktu betahun-tahun untuk menguasai teknik wingchun dengan matang dan juga untuk menguasai energi chi yang tersimpan dalam tubuh kita.

Semoga Bermanfaat :)

http://www.nobunagashop.com/2016/07/daftar-produk-mok-yan-jong-wooden-dummy.html


Previous
Next Post »