Inilah Manfaat Sarung Tinju Yang Sebenarnya


Di dalam olah raga tinju, Sarung Tinju / Gloves sangat diperlukan. Ketebalan sarung tinju memberi efek peredam yang cukup signifikan terhadap benturan di kepala. Namun karena efek benturan bisa terakumulasi, kepala tetap bisa mengalami trauma jika sering terkena pukulan sepanjang 12 ronde. Sarung tinju bertujuan untuk meminimalkan cidera yang terjadi saat berlatih maupun saat pertandingan tinju, terutama meminimalkan dari resiko cidera tulang. Jika tulang dengan tulang saling berbenturan keras maka dapat mengakibatkan keretakkan atau patah tulang. Maka itu bantalan empuk yang terdapat dalam sarung tinju berfungsi untuk meredam benturan yang terjadi antara tulang dengan tulang. Bayangkan jika kita memukul wajah lawan tanpa menggunakan sarung tinju, bisa-bisa lawan kita mengalami patah tulang atau retak tulang tengkoraknya. Sebaliknya jika kita memukul tulang-tulang keras di wajah lawan tanpa memakai sarung tinju, tulang tangan kita juga bisa beresiko mengalami patah atau keretakkan tulang.

Petinju memakai gloves / sarung tinju untuk melindungi kepalan tangannya. Tulang-tulang di tangan manusia sangat kecil dan rapuh serta tidak dirancang untuk berbenturan dengan benda lain apalagi disertai dengan tenaga yang besar (misalnya memukul). Hukum ketiga Newton menyatakan bahwa untuk setiap aksi yang diberikan, akan selalu ada reaksi yang besarnya sama namun arahnya berlawanan. Misalnya Anda memukul rahang lawan dengan gaya sebesar 500N, maka rahang lawan juga akan 'memukul' balik tangan Anda dengan gaya yang sama (500N) dan menimbulkan kerusakan pada tangan Anda. Gloves berfungsi menyerap gaya tersebut sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada tangan. Bisa dikatakan bahwa sarung tinju itu sebenarnya juga melindungi tangan kita sendiri dari resiko cidera.

Menggunakan gloves / sarung tinju memang tidak menjamin 100% aman dari kemungkinan cidera, tetapi paling tidak dapat meminimalkan resiko. Selain memperkecil resiko, sarung tinju juga memiliki efek negatif. Bantalan empuk di sarung tinju memang mengurangi efek benturan antara kepalan tangan dengan kepala lawan. Tetapi otak lawan yang kepalanya terkena pukulan tetap akan bergoncang di dalam kepala dan membentur tulang tengkorak yang dapat menyebabkan memar di otak. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya resiko kerusakan otak permanen / Permanent Head Damage disingkat PhD.. hahaha..

Sarung Tinju / Gloves bisa jadi justru menambah damage yang ditimbulkan bagi yang terpukul kepalanya. Logikanya begini: jika kita menggunakan sarung tinju dengan ukuran 10 oz maka bobot tangan Anda akan bertambah sebesar 10 ounce (sekitar 0,5 kg) pula, jika kita menggunakan sarung tinju ukuran 12 oz maka bobot tangan Anda bertambah sebesar 12 ounce. Dipukul palu seberat 10 ounce dengan dipukul palu seberat 12 ounce maka dampaknya akan lebih besar jika dipukul dengan palu seberat 12 ounce. Damage atau kerusakan otak yang ditimbulkan oleh pukulan dengan menggunakan gloves ke arah kepala akan lebih parah jika dibandingkan tanpa menggunakan gloves. Sementara itu damage yang ditimbulkan oleh pukulan yang tanpa gloves akan mengakibatkan kerusakan atau keretakkan tulang, baik tulang tangan si pemukul maupun tulang pada wajah yang terpukul. Jadi masing-masing memiliki kelemahan dan fungsinya sendiri-sendiri baik itu menggunakan gloves maupun tanpa menggunakan gloves.
Previous
Next Post »