Peralatan Latihan Yang Sering Digunakan Dalam Beladiri Aikido


Aikido adalah salah satu bentuk beladiri traditional Jepang yang menyelarasakan baik tubuh dan pikiran (the way of harmony), Aikido disusun dari koryu (old-style seni perang) menjadi seni beladiri yang menyebar dengan mendidik budi pekerti yang baik.
Kata ” aikido” berasal dari tiga huruf kanji:
合ai – bergabung, menyelaraskan
気ki – roh, hidup energi
道dō – jalan, cara

Ada beberapa peralatan atau perlengkapan latihan yang sering kita lihat dalam beladiri Aikido. Kali ini tim nobunagashop akan membahas beberapa jenis peralatan atau perlengkapan yang sering digunakan dalam beladiri Aikido:

1. Bokken / Pedang Kayu / Katana Kayu
Ken berarti pedang. Banyak pusat pelatihan yang mengajarkan teknik bersenjata yang diturunkan oleh Morihiro Saito, yaitu aiki-jo dan aiki-ken. Juga ada kata tunggal dengan jo, dan latihan berpasangan dengan jo dan bokken. Pada aliran aikido tertentu, latihan berpasangan dengan bokken dalam kata yang diturunkan dari aliran tua merupakan hal umum. Beberapa ahli aliran ini mengembangkan sendiri sistem beladiri senjata, seperti aikido dua pedang dari Mitsugi Saotome.



2. Jo / Tongkat Kayu
Jo atau tongkat biasanya digunakan untuk berlatih berpasangan dalam pertarungan bersenjata atupun latihan tangan kosong melawan tongkat (jo dori).



3. Tanto / Pisau Kayu
Tanto atau pisau seringkali digunakan dalam Aikido untuk berlatih menghadapi serangan atau lawan yang menggunakan pisau. Istilah "Tori" atau "Dori" biasa digunakan dalam Aikido, yang berarti tangan kosong melawan senjata. Teknik mengambil dan mempertahankan senjata juga diajarkan di sini, agar dapat pemahaman aspek aikido yang menyeluruh dengan atau tanpa senjata.



Walaupun ada beberapa peralatan atau senjata dalam latihan Aikido, namun secara umum Aikido dikenal sebagai teknik tangan kosong (taijutsu). Namun demikian tidak bisa dipungkiri bahwa Aikido didasari oleh gerakan kenjutsu atau ilmu pedang. Dahulu orang berlatih ken (pedang), jo (tongkat), atau senjata lain untuk membunuh atau atau melukai lawan mereka. Dalam Aikido, ken atau jo digunakan hanya untuk membentuk semangat dari suatu gerakan, teknik yang sempurna, dan harmonisasi.

Bila seorang Aikidoka memegang ken, jo, atau senjata lain, itu tidak berarti ia boleh menggunakannya untuk melukai atau membunuh seseorang. Seorang Aikidoka harus tetap dapat melakukan taijutsu sehingga lawannya tidak terluka. Aikido menekankan pada prinsip kelembutan dan bagaimana untuk mengasihi serta membimbing lawan. Prinsip ini diterapkan pada gerakan-gerakannya yang tidak menangkis serangan lawan atau melawan kekuatan dengan kekuatan tetapi “mengarahkan” serangan lawan untuk kemudian menaklukkan lawan tanpa ada niat untuk mencederai lawan.

Hal yang menarik dari Aikido adalah bahwa beladiri ini didasari oleh semangat cinta dan melindungi semua ciptaan Tuhan, termasuk lawan kita. O sensei (founder Aikido) mengatakan, "Aikido bukan teknik berkelahi atau menyerang musuh kita. Ini adalah jalan untuk untuk memperbaiki dunia dan membuat manusia menjadi satu keluarga".

-Nobunagashop-
Previous
Next Post »